Aku Telah Menikah!
Pada tanggal 5 Januari 2018, adalah waktu dimana terjadi sebuah peristiwa yang tak pernah bisa saya lupakan dalam kehidupan saya. Peristiwa ini adalah deretan pertama yang sangat mengesankan dalam kehidupan saya. kehidupan baru untuk saya setelah peristiwa ini. yah. tanggal itu saya telah SAH menikah dengan seorang lelaki biasa dengan cintanya yang luar biasa bagi saya. saya mencoba untuk biasa saja ketika akad nikah ingin digelar, tapi saya tidak bisa. hati saya bergemuruh uuntuk berdetak mengguncang seisi organ tubuh saya hingga membuat tangan saya dingin. "Saya terima nikahnya Vita Septi Susanti dengan mas kawin seperangkat alat shalat, kitab Tafsir Al Azhar, dan uang 3 juta rupiah dibayar tunai." ujarnya. SAH!
Bergemuruh hati saya serentak gemuruhnya 'Arsy dengan sebuah takdir yang telah Allah gariskan kemudian menjadi kenyataan. dimana Allah telah pasangkan dua insan sejak mereka terlahir ke dunia, sudah Allah tetapkan itu dan kini dua insan itu bertemu dan berjumpa pada perjanjian suci yang agung. dalam sebuah pernikahan. Allah meridhoi sesiapapun yang menjaga dirinya dengan pernikahan. seketika hati saya menjadi jatuh cinta dengan lelaki ini setelah kalimat akad terucap, lelaki inipun menangis terisak. kemudian diikuti para hadirin yang juga ikut menangis bahagia. Ibuku yang menangis karena tersanjung dan bahagia, diikuti ibu mertuaku. kini, tangis bahagia dan rasa syukur yang semua ucapkan.
ada yang lebih menggetarkan hati, saat doa dibacakan. lalu, doa selanjutnya dibacakan oleh lelaki yang telah sah menjadi suamiku itu. ia membaca doa sambil memengang ubun-ubunku. lagi, aku hanya mengaminkan setiap doa yang dia ucapkan. sayup-sayup terdengar oleh telinga. lama dan nikmat, begitulah lelaki yang menjadi suamiku berdoa kepada Rabbnya untukku. setelah itu aku mencium tangannya untuk bersalaman. tetiba dia berkata, boleh saya mencium keningmu?
Allah. rasa hati ini bergetar. saya hanya menutup mata dan semua hadirin ikut berbahagia.
dalam pernikahan, ku jumpai manisnya cinta. dalam pernikahan, ku jumpai manisnya kasih sayang. saya benar-benar merasa bersyukur memutuskan untuk menikah diusia yang tak perlu harus menunggu mapan dahulu. sungguh aku benar-benar merasa betapa bahagianya kehidupanku setelah menikah. semua perbuatanku menjadi pahala. bahkan mencuci baju bagaikan pahala seorang istri kepada suami yang nilainya sangat berarti.
kini, kehidupan baru saya telah dimulai dengan seseorang yang akan menemai saya hingga akhir perjalanan hidup saya. bersama berdua, merasakan nikmatnya cinta, berbahagia dan sedih susahpun berdua. harapannya adalah, semoga Allah segera anugrahkan kami berdua malaikat-malaikat kecil yang akan menjadi ladang pahala kami diakhirat nanti. seorang anak. semoga disegerakan.
usia pernikahan kami telah mencapai 3 bulan berjalan 4 bulan. walau mulai ada krikil di dalam pernikahan kita, tapi itu hadir makin mengeratkan cinta kita dan aku semakin merasakan jatuh cinta kepadanya setiap saat. cinta lelaki biasa itu bernama Nur Islam Aji Pamungkas. suami saya yang saya cintai. semoga Allah senantiasa menjaga rumah tangga kami dengan penjagaan yang terbaik. semoga sakinah, mawadah , warahmah diberikan oleh Allah untuk rumah tangga kami.
kami memulai rumah tangga ini dari "NOL" kami merangkak bersama dan akan berjaya bersama. aku akan menemani perjalanan panjang kehidupan dia. memberikan semua kehidupan saya untuk dia dan berbakti kepadanya. kenapa aku semakin bahagia? sebab aku telah menikah. terimakasih. harap siapkan perasaan yang kuat ketika membaca ini. hehehehe


Komentar
Posting Komentar