AURAT itu perlu dijaga.
jreng jreeengg....
Assalamu'alaikum. wr. wb.
semoga anda selalu dirahmati oleh Allah, dari ketika membaca tulisan saya ini sampai anda mengamalkannya dengan baik. hehe....
terkhusus untuk saudariku seiman, seagama, sesama muslim. kita ini ditakdirkan dengan banyak aurat yang mesti dan harus di jaga. harus sama halnya dengan wajib jadi, menutup aurat atau menjaga aurat itu sudah seharunya dilakukan bukan udah nenek-nenek baru menutup aurat. hehe #bercanda... nggak lucu ya? memang saya bukan jurusan pelawak. hehe
kembali ke Aurat. kata Aurat itu adalah bahasa Arab, dan kalau diterjemahkan dalam bahasa indonesia artinya :kurang, jelek, buruk, atau malu. dengan demikian dari kata "aurat" lahirlah kata "Aura" yang artinya :keji.
nah, nah, saya sering bilang di twitter saya atau facebook saya, kalau CANTIK ITU BUKAN AURATNYA KEMANA-MANA.
tapi, yang dimaksud dengan 'aurat' disini adalah : bagian tubuh yang tidak patut (pantas untuk diperlihatkan kepada orang lain (kecuali kepada suami , sesama perempuan seiman, sendirian diruang tertutup dll. di surat AN-Nisa ada. hihihi....
nah, selain di Al-Qur'an surat An-Nisa, ada juga hadits yang memperkuat tentang aurat.
"Saya bertanya : "Manakah dari aurat-aurat kami yang boleh kami perlihatkan dan mana yang tidak? maka jawab Nabi: " Peliharalah auratmu, kecuali terhadap istrimu atau hamba sahayamu". Saya bertanya pula." Jawab beliau: " Kalau kamu dapat agar tak seorangpun melihat auratmu, maka jangan sampai ia melihatmu." tanya saya pula: " Maka terhadap Allah Tabaraaka Wata'aala sepatutnya orang lebih merasa malu daripada terhadap sesama manusia. (HR. Imam Lima selain An-Nasa i)"
lantas pakaian yang tepat untuk seorang wanita muslimah itu bagaimana?
pakaian wanita muslimah ketika diluar rumah adalah dengan menggunakan JILBAB yaitu pakaian yang bisa menutup seluruh tubuh sejak dari kepala ke kaki, atau menutup sebagian besar tubuh, dan di pakai pada bagian luar sekali seperti halnya baju hujan dan yang tampak hanyalah muka dan telapak tangan. sebab muka dan telapak tangan menurut jumhur fuqaha' dan Imam Syafi'i.
dahulu wanita-wanita Arab apabila keluar rumah pakaiannya tidak menutup aurat, sehingga menggundang perhatian laki-laki yang berhidung belang, timbullah bermacam-macam pikiran dan angan-angan terhadapnya. tapi, sangking pinternya wanita zaman sekarang mereka bisa mengelak dengan kenyataan tadi. mereka bilang kepada saya , "Itu kan DAHULU, bukan SEKARANG. lagian di ARAB bukan di INDONESIA."
sekarang saya tanya apa bedanya dahulu dengan sekarang? bukankah zaman sekarang amat sangat lebih parah kejahiliyahanya ketimbang dahulu? kalau kita buka mata dan mata hati kita lebar-lebar. zaman sekarang sudah sangat parah ketimbang dahulu. karena sekarang ini sudah tak ada lagi batasan antara laki-laki dan perempuan. bahkan laki-laki dan perempuan sudah tak segan-segan untuk berkumpul, bergaul, berpegangan, dan merangkul yang jelas-jelas tidak diperbolehkan. dan zaman sekarang banyak sekali wanita-wanita yang sudah menjadi model-model yang pamer aurat kepada laki-laki yang tak lazim sekali.
astaghfirullah....
naudzubillah...
saya ada sebuah cerita, di zaman Rasulullah ada seorang wanita yang keluar rumahnya tidak menutup auratnya, tiba-tiba ada seorang laki-laki hidung belang menggodanya . sambil menjerit dan lari ketauta untuk menghindari laki-laki yang berhidung belang wanita itu mengadu kepada Rasulullah saw. akan hal itu. maka akhirnya turunlah ayat yang memerintahkan untuk berjilbab.
"Wahai Nabi! Katakanlah kepada para istrimu, kepada anak perempuanmu, dan kepada para wanita mu'min : "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tbuh mereka agar lebih mudah dikenal, lalu mereka tiak di ganggu, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. Al-Ahzab: 59).
nah, kalau nggak percaya dengan cerita tadi. boleh dibuktikan sendiri dengan kalian para wanita muslim. tapi hati-hati loh. saya sih tidak menganjurkan lebih baik percaya dengan cerita tadi. :)
ayo. sama-sama menutup aurat, ingat menutup aurat BUKAN membungkus aurat. pahamlah. hehehe......


Komentar
Posting Komentar